Solidaritas suatu kepastian
Penulis: M. Ihsan Setiawan (Mesir) Tanggal: 26.05.2002 Hits: 95 Alhikmah.com - Solidaritas suatu kepastian. Dunia sekarang digemparkan dengan peristiwa pembantaian yang terjadi di Palestina. Beragam komentar pro dan kontra dilontarkan oleh tokoh internasional, regional bahkan lokal.Bila kita membaca dan melihat peristiwa yang terjadi di Palestina melalui media pers dan elektronik kita akan berkesimpulan betapa kejamnya Israel membantai rakyat palestina tak bersenjata dengan menggunakan persenjataan canggih dan lengkap.
Namun lebih mengherankan bahkan menyedihkan sikap negara-negara Islam yang hanya mampu memberikan kecaman dan keputusan tampa ada bentuk perlawanan hakiki menghadapi kekejaman agresor Israel. Inilah realita umat yang terinfeksi penyakit wahn (cinta dunia & takut mati) sebagaimana ramalan Rosulullah akan terjadi terhadap umatnya dimasa depan. Beginilah kondisi umat yang lalai dan lupa akan sabda Rosulullah, ' perumpamaan seorang mukmin dengan saudara mukmin lainnya seperti bangunan, antar mereka saling tolong menolong.' HR. Bukhori & Muslim.
Dengan kondisi dan situasi umat seperti ini maka dituntut solidaritas kita sebagai saudara seiman. Solidaritas yang tidak hanya mengecam dan mengutuk pembantaian agresor Israel tapi harus ditindak lanjuti dengan memberikan bantuan terhadap mereka baik materi maupun inmateri seperti do'a, pemboikotan barang-barang Israel dan koleganya bahkan jiwa raga kita.Solidaritas ini harus dimobilisasi secara continue, rapih dan solid tidak serabutan dan insidental untuk menghindari infiltrasi propokator. ingatkah kita akan perkataan imam Ali RA, ' Kebenaran yang tidak terprogram dengan rapih akan hancur lebur menghadapi kebatilan yang terprogram.'marilah kita bertanya pada diri kita, '
Apakah yang telah kita berikan kepada saudara kita seimanan di Palestina, Afghanistan, Kasmir dan belahan bumi lain bahkan saudara kita di Poso, Maluku dan Aceh ? , masihkah kita membantu musuh-musuh Islam dengan melakukan transaksi jual beli sehingga mereka mampu memproduksi persenjataan untuk membunuh saudara kita yang berarti kita turut serta membantu mereka?, Apakah dengan tidak mengkosumsi barang-barang mereka kita akan mati ? sengsara ? terkebelakang ?. sekali-kali tidak !.Renungilah firman Allah ini ,' Adapun orang-orang yang kafir, sebagian mereka pelindung bagi sebagian yang lain. JIka kamu (hai para muslimin) tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah itu, niscaya akan terjadi kekacauan di muka bumi dan kerusakan yang besar. (QS.8:73).
Wahai saudaraku ... kenapa mereka mampu bersatu (karena ikatan kepentingan) sedangkan kita semakin rapuh dan terpecah belah ? bukankah kita telah mendapatkan legitimasi dari Allah dan Rosul-Nya akan kesempurnaan agama (baca : manhaj) ini dan tidak akan sesat selamanya ?.
Janganlah kita di akherat ditanya oleh Allah, 'Kenapa kamu tidak tolong-menolong?' (QS. 37:25) sedangkan kita sering membaca ayat ini !.
Wallahu a'lam bish showab.
ikin_cz@yahoo.co.id of 'Eqi
0 komentar:
Post a Comment